Pelarangan HAM di Pattani PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA: PENGALAMAN KAUM MUSLIM PATTANI
Bahasa Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.47498/nsgb4024Keywords:
Muslim, Pattani, ThailandAbstract
Pemerintah Thailand yang mencetuskan ide Thaifikasi mendapat penentangan dari kaum Muslim Pattani. Pemerintah Thailand melakukan beberapa pelanggaran HAM terhadap masyarakat muslim Pattani. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh pemerintah Thailand terhadap masyarakat muslim Pattani yang menganut agama Islam sebagai agama minoritas di Thailand. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan pengumpulan data dengan teknik wawancara yang subjeknya adalah tiga orang Muslim berkebangsaan Thailand dan pengumpulan data berupa buku dan jurnal yang berkaitan. Hasilnya pemerintah Thailand melakukan pelanggaran diantaranya; hak sosial dan budaya dengan melarang penggunaan bahasa Melayu selain itu masyarakat Thai-Buddha menyebut masyarakat Muslim Pattani dengan panggilan Khaek yang berarti orang pendatang atau bodoh. Pelanggaran hak ekonomi, masyarakat Muslim Pattani hidup di bawah garis kemiskinan karena pemerintah Thailand tidak melakukan pembangunan secara merata. Pelanggaran hak hidup, yakni ratusan orang meninggal dunia dan mengalami luka-luka akibat serangan yang terjadi di wilayah selatan Thailand.
References
Djusmalinar, H. (2014). Character Of Malay Pattani Community In Literary Work. International Conference on Languages and Arts, 0(0), Article 0.
Dueramae, A. (2017). Dampak Kemiskinan Terhadap Tingkat Pendidikan Dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi pada Kecamatan Yarang Provinsi Pattani Thailand Selatan).
Fakhri. (2023). Dinamika Muslim Pattani dan Tantangan Budaya di Thailand. 1–11. https://repository.ar-raniry.ac.id/id/eprint/28769/
Fikri, S. (2020). Kebangkitan Dakwah Islam di Patani Selatan Thailand. Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan, 2(2), Article 2. https://doi.org/10.24952/tad.v2i2.3290
Fitriah, N. S. (2019). “Tak Dok Po”: Kekhasan Ekonomi Bahasa Melayu Thailand.
Hafil, M., & Damayanti, I. (2021, December 16). Mengenal Lebih Dekat Sejarah Muslim di Thailand Selatan. Republika Online. https://republika.co.id/share/r472vf430
Hakim, S., & Noor, C. H. (n.d.). Pemerintah Thailand berikan perhatian bagi muslim di Pattani—ANTARA News. Retrieved April 27, 2024, from https://www.antaranews.com/berita/1044666/pemerintah-thailand-berikan-perhatian-bagi-muslim-di-pattani
Hasyim, D. (2018). Identification Of Racial And Ethnic Discrimination According To Law Number 40 Of 2008 And Discrimination Women According To Law No. 7 Of 1984 In Civil Code. Jurnal Hukum De’rechtsstataat, Vol. 4 No.1. https://ojs.unida.ac.id/LAW/article/view/1234
Helmiati. (2016). Pergulatan Minoritas Muslim Thailand: Menelisik Peran Akademisi, Tokoh Agama & LSM dalam Upaya Mencari Solusi Konflik Berkepanjangan. CV. Literasi Nusantara Abadi. https://repository.uin-suska.ac.id/26554/
Hidayat, A. A. (2022). Sejarah Sosial Muslim Minoritas di Kawasan Asia. Prodi S2 Studi Agama-Agama UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Hifza, H., & Aslan, A. (2019). Problematika Pendidikan Islam Melayu Patani Thailand. Al-Ulum, 19(2), Article 2. https://doi.org/10.30603/au.v19i2.864
Jamaludin, J. (2017). Gerakan Pembebasan Islam Patani di Thailand Selatan Studi terhadap Patani United Liberation Organization (1968-1993). Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial Dan Sains, 6(1), Article 1. https://doi.org/10.19109/intelektualita.v6i1.1304
Jehwae, P. (2018). The Role Of Malay Language And Literature As A Media For Peace in Patani Thailand And The Archipelago. Journal of Malay Islamic Studies, 2(1), 75–86. https://doi.org/10.19109/JMIS.v2i1.2549
Kaewsom, C., Ismail, S., Taya, S. L., & Ghani, A. B. A. (2012). Conflict Between Thai Muslims and Thai State in Southern Thailand: Historical Perspectives. JICSA (Journal of Islamic Civilization in Southeast Asia), 1(2), Article 2. https://doi.org/10.24252/jicsa.v1i2.730
Kusuma, B. M. A. (2016). Masyarakat Muslim Thailand Dan Dampak Psikologis Kebijakan Asimilasi Budaya. Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling Dan Dakwah Islam, 13(1), Article 1. https://doi.org/10.14421/hisbah.2016.131-06
Maduerawa, M. (2021). Pattani Malay’s Culture And Its Relationship To Education South Thailand. Edusoshum : Jurnal Pendidikan Islam Dan Sosial Humaniora, 1(3), Article 3. https://doi.org/10.52366/edusoshum.v1i3.25
Nuereng, M. I. (2017). Dinamika Bernegara Masyarakat Muslim Thailand Selatan dalam Perspektif Sosiologi Politik Islam. IN RIGHT: Jurnal Agama dan Hak Azazi Manusia, 5(2), Article 2. https://doi.org/10.14421/inright.v5i2.1438
Ramadhan, T. (2021). Hikayat Pattani dan Eksistensi Masjid di Negeri Pagoda: Umat Islam Thailand dalam Pusaran Harmoni dan Konflik. Journal of Islamic Civilization, Vol. 3 No. 2.
Sanurdi. (2018). Islam di Thailand. Tasamuh: Jurnal Studi Islam, Vol. 10, No. 2.
SD, H. A., & Amijoyo, R. R. S. (2019). Kebijakan Luar Negeri Najib Razak Terhadap Konsolidasi Thailand Dan Gerakan Aliansi Separatisme Etnis Melayu Di Thailand Selatan Di Tahun 2013-2016. MANDALA Jurnal Hubungan Internasional, Vol.2 No.1.
Yang, J. (2019). Reducing poverty and improving equity in Thailand: Why it still matters. World Bank Blogs.
https://blogs.worldbank.org/en/eastasiapacific/reducing-poverty-and-improving-equity-thailand-why-it-still-matters
Yuliani, Y., & Purwanto, E. (2022). Pendidikan Islam di Thailand. EDUCATIONAL JOURNAL : General and Specific Research, 2(1), Article 1.
Yusoh, W. (2020). Analisis Partisipasi Perempuan Dalam Meningkatkan Perekonomian Keluarga Di Pasar Palas, Pattani Selatan Thailand.
Zulfa, E. A. (2005). Menelaah Arti Hak Untuk Hidup Sebagai Hak Asasi Manusia. Lex Jurnalica, 2(2). https://doi.org/10.47007/lj.v2i2.230
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 BIDAYAH: STUDI ILMU-ILMU KEISLAMAN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.