The Role of Notaries in the Drafting of Prenuptial Agreements: An Islamic Family Law Perspective

Authors

  • Ajeng Rahma Pratiwi Institut Al-Ma’arif Way Kanan, Lampung, Indonesia
  • Fadhil Aliffin Institut Al-Ma’arif Way Kanan, Lampung, Indonesia
  • M. Ridlo Alan Naufal Institut Al-Ma’arif Way Kanan, Lampung, Indonesia
  • Ayu Nurpiah Institut Al-Ma’arif Way Kanan, Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47498/maqasidi.v6i1.6388

Keywords:

Notary, Prenuptial Agreement, Islamic Family Law

Abstract

Marriage constitutes an institution with religious, social, and legal dimensions, both within the framework of Islamic law and the positive law of Indonesia. In line with the increasing complexities of marital life, particularly in economic matters and property ownership, the need for prenuptial agreements as instruments of legal protection has become increasingly relevant. Prenuptial agreements serve to regulate the rights and obligations of the parties and to minimize potential conflicts in the future. In practice, the role of the notary is highly significant, as notaries are authorized to draw up authentic deeds that possess perfect evidentiary value and provide legal certainty. Nevertheless, a gap persists between the practice of drafting prenuptial agreement deeds and the principles of Islamic family law, both in terms of substance and implementation. Furthermore, limited public understanding, as well as the insufficient expertise of some notaries in Islamic family law, constitute additional challenges in the application of such agreements. This study aims to analyze the role of notaries in the drafting of prenuptial agreement deeds and to assess their conformity with the perspective of Islamic family law. The research employs a qualitative method with a normative juridical approach complemented by a sociological approach. Data are obtained through literature review, documentation, and interviews as supporting data. The findings of this study are expected to contribute theoretically to the development of Islamic family law and to serve as a practical reference for notaries and the public in formulating prenuptial agreements that align with principles of justice and prevailing legal provisions.

References

Achmad, H., & Sihotang, B. (2025). Optimalisasi Peran Ikatan Notaris Indonesia dalam Perlindungan Hukum bagi Notaris. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 5320–5333.

Almansyah, D., Fajri, M., & Putra, M. (2022). Tanggungjawab Notaris dalam Pembuatan Akta Para Pihak Di bawah Tekanan dan Paksaan. Jurnal USM Law Review, 5(2), 754–766. https://doi.org/10.53333/IJICC2013/10503

Arimbi, D., & Saputro, H. D. (2024). Stigma Sosial dan Hambatan Normatif Terhadap Implementasi Perjanjian Pra-Nikah Di Indonesia Telaah Hukum Islam dan Hukum Positif. Jurnal Mahasiswa Hukum.

Arsyad, A. (2025). Stigma Sosial dan Hambatan Normatif Terhadap Implementasi Perjanjian Pra-Nikah Di Indonesia Telaah Hukum Islam dan Hukum Positif. Psikosospen : Jurnal Psikososial Dan Pendidikan, 1(2), 1326–1343.

Azizah, L., Aziza, R., Amalia, S., Aisyah, S., Islam, U., & Antasari, N. (2025). Relevansi Peran Dan Kewenangan Edukasi Hukum Oleh Notaris Tentang Akta Autentik : Analisis Berdasarkan Hukum Positif Dan Hukum Islam. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence,Economic and Legal Theory, 3461, 1837–1846.

Bahri, A. S. (2024). Perjanjian Pra-Nikah Berdasarkan Hukum Islam dan Perundang-Undangan. Jurnal Mim, 02, 26–45.

Damayanti, A. P. (2025). Perjanjian Kawin Di Masyarakat Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Kantor Notaris Helena Maryam Prambadani. Universitas Islam Indonesia.

Fadillah, R., & Subehi, M. B. (2024). Interdisciplinary Explorations in Research Perjanjian Pranikah untuk Tidak Selingkuh Perspektif Hukum Islam di Indonesia. Interdisciplinary Explorations in Research Journal, 2, 712–726.

Fikri, E. F. (2025). Kekuatan Hukum Aakta Perjanjian Kawin Pada Perkawinan di Bawah Tangan. Universitas Islam Indonesia.

Firgina, W., Ramdani, R., & Ziaharah, L. I. (2026). Legalitas dan Implementasi Perjanjian Pra Nikah Dalam Perlindungan Harta Perkawinan Menurut Hukum Islam. USRAH: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 7, 300–315.

Harahap, T. M., Lubis, H. F., & Yanti, S. (2026). Sinkronisasi Klausul Akta Perjanjian Notaris dengan Prinsip Syariah. Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat, 2(2), 638–643.

Harahap, W. A., Nurdin, A., & Santoso, B. (2020). Kompetensi Notaris Dalam Pembuatan Perjanjian Syariah ( Tinjauan Dari Perspektif Hukum Ekonomi Syariah ). NOTARIUS, 13, 170–180.

Lubis, A. (2023). Status Hukum Prenuptial Agreement Dan Relevansinya Dengan Hukum Islam ( Studi Kasus Di Kecamatan Kramatmulya Kabupaten Kuningan Jawa Barat ). Al Mashalih: Journal of Islamic Law, 4(1), 35–44.

Maharani, I. (2022). Peran Notaris Dalam Membuat Akta Hukum Sesuai Dengan Undang-Undang Jabatan Notaris Berdasarkan Teori Kemanfaatan. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 1(3), 962–969. https://doi.org/10.58344/jmi.v1i3.91

Niswah, S. K., Kh, U., & Chalim, A. (2025). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pelaksanaan Perjanjian Pra Nikah. Al-Istinbath : Jurnal Ilmu Hukum Dan Hukum, 2(1).

Nova, A., & Fartini, A. (2022). Hukum Perjanjian Pra Nikah Perspektif Hukum Perdata. 7, 1–8.

Nurillah, N. (2023). Tinjauan Yuridis Perjanjian Pra Nikah Dalam Perspektif Hukum Islam Dan Hukum Positif Indonesia. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(2), 427–436.

Ode, W., Maharani, A., Shofiah, V., & Rajab, K. (2025). Model Psikoterapi Sabar Dalam Perspektif Psikologi Islam. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(2).

Prasetyawati, B. I., & Prananingtyas, P. (2022). Peran Kode Etik Notaris Dalam Membangun Integritas Notaris Di Era 4 . 0. NOTARIUS, 15, 310–323.

Pratama, W. A. (2025). Study Komparatif Efektivitas Perjanjian Pra Nikah dan Implikasi Dampaknya Terhadap Pernikahan. Tasamuh: Jurnal Studi Islam, 17(April), 92–104.

Pratitis, S. A., & Rehulina. (2023). Keabsahan Perjanjian Pra Nikah dan Akibat Hukumnya Ditinjau dari Perspektif Hukum. Jurnal Hukum, Politik Dan Ilmu Sosial, 2(2).

Rabbani, M. F. A., Adymas, M., & Fikri, H. (2025). Peran dan Tanggung Jawab Notaris dalam Pendaftaran Hak Tanggungan atas Tanah di Indonesia Cakra Putra Negara Universitas Negeri Semarang. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 2(1), 211–220.

Rosadi, M. N., Yudi, R., & Nelli, J. (2024). Keabsahan Perjanjian Pranikah Dalam Hukum Islam Dan Hukum Positif. AL YASINI: Jurnal Keislaman, Sosial, Hukum Dan Pendidikan, 09(36), 272–282.

Sabrianti, Y., Sudirman, M., & Djaja, B. (2026). Perlindungan Hukum terhadap Harta Perkawinan dengan Pembuatan Akta Perjanjian Pra Nikah menurut Undang-Undang No . 1 Tahun 1974. Jurnal Ilmiah Global Education, 7(1), 440–449.

Salsabila, N. T. (2024). Kajian Hukum Islam Tentang Perjanjian Pra Nikah Sebagai Bentuk Perlindungan Hukum Terhadap Harta Perkawinan. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 9(11).

Surawardi, & Zarkani, M. (2025). Tinjaun Hukum Positif Di Indonesia Tentang Perjanjian Pra Nikah. Maqashiduna: Jurnal Hukum Keluarga Islam, 3(1).

Suwito, Didit, D., Harun, Saidah, F. Z., & Risma, A. (2025). Implikasi Normatf Dan Sosial Perjanjian Pra-Nikah Perspektif Hukum Keluarga Islam di Indonesia. Hakam : Journal of Islamic Law Studies and Islamic Economic Law, 9(22), 2.

Ubaidillah, A. (2023). Untung Rugi Perjanjian Pra-Nikah : Analisis Yuridis Islam Dan Hukum Positif. Qonunin:Jurnal Hukum Dan Kajian Islam, 03(02), 1–11.

Wijaya, M., Pratomo, B., Citta, A. B., & Efendi, S. (2025). Metodologi Penelitian: Kombinasi Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan Mixed Methods. PT. Media Penerbit Indonesia.

Z, M., & Lilik, A. (2025). Validitas Perjanjian Pra-Nikah (Prenuptial Agreement) Menurut Hukum Islam Dan Hukum Positif: Analisis Normatif Terhadap Peraturan Dan Putusan Pengadilan. Jurnal Tana Mana, 6(2).

Zidan, M., Damayanti, H., & Maulidini, A. (2025). Perjanjian Pranikah Dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam : Analisis Kedudukan Anak dalam Pembagian Harta Warisan. Usrotuna: Journal of Islamic Family Law, 02(02), 154–167.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

The Role of Notaries in the Drafting of Prenuptial Agreements: An Islamic Family Law Perspective. (2026). MAQASIDI: Jurnal Syariah Dan Hukum, 6(1), 152-164. https://doi.org/10.47498/maqasidi.v6i1.6388