The Impact of Divorce on Children from a Sociology of Law Perspective: A Case Study in Tondong Tallasa District

Authors

  • Sikra Institut Agama Islam Negeri Parepare, Indonesia
  • Rusdaya Basri Institut Agama Islam Negeri Parepare, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47498/maqasidi.v5i2.3490

Keywords:

Divorce, Children’s Welfare, Sociology of Law, Tondong Tallasa District

Abstract

This study examines the impact of divorce on children from a sociology of law perspective in Tondong Tallasa District. The objectives of this research are to identify the effects of divorce on children and to analyze the factors contributing to divorce in Tondong Tallasa District. The research employs a descriptive qualitative method, which is a problem-solving procedure that investigates phenomena by describing and portraying the conditions of the research subjects or objects as they currently exist, based on observable facts. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The collected data were analyzed by reviewing and synthesizing the findings to produce concise thematic summaries. The results of the study indicate that the causes of divorce in Tondong Tallasa District vary, including: (1) domestic violence, (2) infidelity, (3) economic factors, and (4) parental interference. Furthermore, the impact of divorce on children is generally similar, namely that children tend to become less open with others and experience feelings of shame in relation to their peers.

References

Abidin, S., & Aminuddin, F. (1999). Fiqh Munakahat II. Bandung: CV Pustaka Setia.

Achmad, K. (n.d.). Nikah sebagai perikatan. Semarang: Rajawali Pers.

Ajrina, A. (2015). Dampak perceraian orang tua terhadap perilaku sosial anak di Kecamatan Pontianak Barat, Kalimantan Barat (Unpublished undergraduate thesis). Universitas Tanjungpura, Pontianak.

Alex. (1991). Komunikasi orang tua dan anak. Bandung: Angkasa.

al-Faifi, S. (n.d.). Ringkasan Fikih Sunnah Sayyid Sabiq. Ponegoro.

al-Imam Taqi al-Din Abi Bakr bin Muhammad al-Husaini al-Damsyiqi al-Syafi’i. (n.d.). Kifayah al-Akhyar fi Halli Ghayat al-Ikhtishar. Semarang: Usaha Keluarga.

al-Jaziri, A. (1986). al-Fiqh ‘ala Madzahib al-Arba’ah. Beirut: Dar al-Fikr.

Azizah, N. (2009). Perilaku anak akibat perceraian: Studi analisis psikologis di Desa Nalumsari Jepara (Unpublished undergraduate thesis). IAIN Walisongo, Semarang.

Basoro, K. A. (2008). Hubungan antara persepsi terhadap perceraian orang tua dengan optimisme masa depan pada remaja korban perceraian (Unpublished undergraduate thesis). Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Dradjat, Z. (1995). Ilmu Fiqh (Vol. II). Yogyakarta: PT. Dana Bhakti Wakaf.

Estuti, W. T. (2013). Dampak perceraian orang tua terhadap tingkat kematangan emosi anak: Kasus pada 3 siswa kelas VII SMP Negeri 2 Pekuncen Banyumas (Unpublished undergraduate thesis). Universitas Negeri Semarang.

Faisal, S. (1982). Metodologi penelitian pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional.

Faisal, S. (1999). Format-format penelitian sosial (4th ed.). Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Himpunan Peraturan Perundang-undangan. (2009). Undang-undang perkawinan Indonesia edisi lengkap (1st ed.). Wacana Intelektual.

Ikhwan, M., Wahyudi, M. A., Efendi, S., Gumilang, R. M., Alfiyanto, A., & Kumalasari, R. (2025). Deciding To Be a Widow or Stay with A Husband: The Experience of Muslim Women Filing for Divorce in the Aceh Sharia Court. Al-Ahkam: Jurnal Ilmu Syari’ah dan Hukum, 10, 80-99.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2013). al-Quran al-Karim dan terjemahannya: Edisi keluarga. Surabaya: Halim Publishing & Distributing.

Meleong, L. J. (n.d.). Metodologi penelitian kualitatif.

Miswandari, R. W. (2016, April). Uji keabsahan data dalam penelitian. Raraswurumiswandari.bogspot.com. https://raraswurumiswandari.bogspot.com/2016/04/uji-keabsahan-data-dalam-peelitian.html?m=1

Mukhtar, K. (1974). Asas-asas hukum Islam tentang perkawinan. Jakarta: Bulan Bintang.

Setyawan, I. (2007). Membangun pemaafan pada anak korban perceraian (Unpublished undergraduate thesis). Universitas Diponegoro, Semarang.

Sudarsono. (1997). Hukum keluarga nasional. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. (2009). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharsimi, A. (2002). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Suhendi, H., & Wahyu, R. (2001). Pengantar studi sosiologi keluarga. Bandung: Pustaka Setia.

Sukmadinata, N. S. (2006). Metode penelitian pendidikan (2nd ed.). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sumadi, A. (2015). Kesehatan mental anak dari keluarga broken home: Studi kasus di SD Juara Yogyakarta (Unpublished undergraduate thesis). Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Syarifatinisnaini. (2014). Efikasi diri pada remaja korban perceraian orang tua (Unpublished undergraduate thesis). Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Tobing, D. H., & Vembriati, N. (2017). Pendekatan dalam penelitian kualitatif. Denpasar: Program Studi Psikologi Kedokteran, Universitas Udayana.

Valentina, S. (n.d.). Peranan orang tua dalam mengembangkan religiusitas anak (Unpublished undergraduate thesis). Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Wahib, A. (2015). Konsep orang tua dalam membangun kepribadian anak. Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’rif Magetan, 2(1).

Wiratna, S. (2014). Metodologi penelitian. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Undang-undang No. 1 Tahun 1974 tentang perkawinan.

Undang-undang No. 7 Tahun 1989 tentang peradilan agama.

Undang-undang No. 4 Tahun 2004 tentang kekuasaan kehakiman.

Instruksi Presiden No. 1 Tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum Islam (KHI).

Downloads

Published

2025-12-31

Issue

Section

Articles

How to Cite

The Impact of Divorce on Children from a Sociology of Law Perspective: A Case Study in Tondong Tallasa District. (2025). MAQASIDI: Jurnal Syariah Dan Hukum, 5(2), 222-231. https://doi.org/10.47498/maqasidi.v5i2.3490