Mie Aceh sebagai Kearifan Lokal: Nilai, Pengetahuan dan Praktik Sosial dalam Budaya Kuliner Masyarakat Aceh

Authors

  • Marduati Mukhtar Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
  • Inayatillah Inayatillah Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh
  • Cut Wan Moulida Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh

DOI:

https://doi.org/10.47498/jau.v5n1.6616

Keywords:

Mie Aceh, kearifan lokal, budaya kuliner, pengetahuan tasit, pewarisan budaya, Aceh

Abstract

Kajian tentang kuliner daerah di Indonesia sering berhenti pada aspek gastronomi, ekonomi, atau pariwisata, sehingga dimensi kultural yang menopangnya kurang mendapat perhatian. Artikel ini mengkaji Mie Aceh sebagai kearifan lokal masyarakat Aceh melalui tiga dimensi, yaitu nilai, pengetahuan, dan praktik sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data primer diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan 22 informan di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, terdiri atas enam pembuat Mie Aceh dan enam belas penikmat, kemudian dilengkapi dengan sumber-sumber lokal berupa artikel jurnal, pemberitaan media daerah, dan kajian tentang tradisi kuliner Aceh. Data dianalisis secara tematik dan dibandingkan antarkelompok informan. Hasil penelitian menunjukkan, pertama, bahwa Mie Aceh mengandung nilai kebersamaan, penghormatan kepada tamu, identitas budaya, keterbukaan, dan tanggung jawab antargenerasi. Kedua, Mie Aceh bertumpu pada pengetahuan rempah dan teknik memasak yang bersifat tasit, terutama kepekaan terhadap kematangan bumbu, keseimbangan rasa, dan pengaturan waktu. Pengetahuan ini diwariskan melalui magang bertahap pada kalangan pembuat dan melalui pembiasaan selera pada kalangan penikmat. Ketiga, Mie Aceh hidup dalam praktik makan bersama keluarga, berkumpul dengan teman, dan menjamu tamu, serta beradaptasi melalui pembedaan antara unsur inti yang dijaga dan unsur pelengkap yang boleh berubah. Penelitian ini juga menemukan gejala pergeseran dari memasak di rumah ke membeli di warung, yang berpotensi melemahkan jalur pewarisan keterampilan. Artikel ini menyimpulkan bahwa pelestarian Mie Aceh menuntut pewarisan praktik, bukan sekadar dokumentasi resep

References

Anggraini, N. (2020). Eksistensi Mie Aceh Titi Bobrok sebagai kuliner khas di Kota Medan [Skripsi, Universitas Negeri Medan].

Antaranews.com. (n.d.). Mie Aceh populer di Qatar. Retrieved October 5, 2026, from https://www.antaranews.com/berita/585298/mie-aceh-populer-di-qatar

Antaranews.com. (n.d.). Mie Caluk Aceh, sajian khas berselera pada Ramadhan. Retrieved October 5, 2026, from https://www.antaranews.com/berita/868001/mie-caluk-aceh-sajian-khas-berselera-pada-ramadhan

Bourdieu, P. (1977). Outline of a theory of practice. Cambridge University Press.

Counihan, C., & Van Esterik, P. (Eds.). (2013). Food and culture: A reader (3rd ed.). Routledge.

Fahrika, F., Ismail, S., & Abubakar, B. (2021). Preserving Woet Ie Bu Peudah Tradition As A Cultural Heritage: A Case Study In Gampong Limpok, Darussalam District, Aceh Besar Regency: Pelestarian Tradisi Woet Ie Bu Peudah Sebagai Warisan Budaya: Studi Kasus di Gampong Limpok Kecamatan Darussalam Kabupaten Aceh Besar. Indonesian Journal of Islamic History and Culture, 2(2), 251-265.

Geertz, C. (1973). The interpretation of cultures. Basic Books.

Good News From Indonesia. (2024, March 28). Mie Aceh yang kaya rempah, sejarah, dan budaya. https://www.goodnewsfromindonesia.id/2024/03/28/mie-aceh-kaya-rempah-sejarah-dan-budaya

Katadata.co.id. (2022, September 9). Sejarah Mie Aceh, kuliner hasil perpaduan banyak budaya. https://katadata.co.id/berita/daerah/631b453121600/sejarah-mie-aceh-kuliner-hasil-perpaduan-banyak-budaya

Khairani, C., & Maulida, M. (2025). The culture of “Peumulia Jamee” in Aceh society [Paper presentation]. 16th Regional Symposium of the Malay Archipelago, Universiti Teknologi MARA, Perak, Malaysia.

Lave, J., & Wenger, E. (1991). Situated learning: Legitimate peripheral participation. Cambridge University Press.

Lombard, D. (1986). Kerajaan Aceh: Zaman Sultan Iskandar Muda (1607–1636). Balai Pustaka.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Sage.

Montanari, M. (2006). Food is culture. Columbia University Press.

Nabila, W., Azis, D., Ruliani, R., Gadeng, A. N., Furqan, M. H., & Fitria, A. (2025). Nilai kearifan lokal dalam makanan khas Dayak-Dayak di masyarakat Gampong Batee Meucanang Kecamatan Labuhanhaji Barat Kabupaten Aceh Selatan. Journal of Demography, Etnography, and Social Transformation, 5(1), 19–27. DOI: https://doi.org/10.30631/7bsnj333

Nelissa, Z., Marsela, F., Bahri, S., Oktavianda, M., & Husen, M. (2020). Peumulia Jamee culture and the stage of building rapport in individual counseling process. In Proceedings of the 2nd International Seminar on Guidance and Counseling 2019 (ISGC 2019) (pp. 70–72). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/assehr.k.200814.015

NU Online. (n.d.). Mi Aceh, rasa rempah yang mengikat kebersamaan saat berbuka puasa. Retrieved October 5, 2026, from https://nu.or.id/daerah/mi-aceh-rasa-rempah-yang-mengikat-kebersamaan-saat-berbuka-puasa-EqEgD

Polanyi, M. (1966). The tacit dimension. Doubleday.

Reid, A. (1988). Southeast Asia in the age of commerce, 1450–1680: Volume one, the lands below the winds. Yale University Press.

Sartini, S. (2004). Menggali kearifan lokal Nusantara: Sebuah kajian filsafati. Jurnal filsafat, 14(2), 111-120. https://doi.org/10.22146/jf.33910

Sibarani, R. (2012). Kearifan lokal: Hakikat, peran, dan metode tradisi lisan. Asosiasi Tradisi Lisan.

Spradley, J. P. (1979). The ethnographic interview. Holt, Rinehart and Winston.

Sufiat, S., Moulana, R., Hamid, Y. H., Suhairi, L., & Faudhiah, N. (2017). Analisis preferensi konsumen terhadap mie instan Kari Aceh. Teknobuga, 5(2), 18–23.

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Mie Aceh sebagai Kearifan Lokal: Nilai, Pengetahuan dan Praktik Sosial dalam Budaya Kuliner Masyarakat Aceh. (2026). AL-UKHWAH - JURNAL PENGEMBANGAN MASYARAKAT ISLAM, 5(1), 102-116. https://doi.org/10.47498/jau.v5n1.6616