Digitalisasi Situs Sejarah Lokal Melalui Google Maps di Makam Cut Nyak Meurah Puteh di Aceh Jaya

Authors

  • Muhammad Idris Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh
  • Albadri Albadri Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh
  • Maizah Mawaddah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh
  • Fitria Salami Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh
  • Azizah Azizah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh
  • Reyza Reyza Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh
  • Neza Muriza idrismeulaboh1@gmail.com
  • Annisa Elpida Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh
  • Sari Diana Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh

DOI:

https://doi.org/10.47498/meuseuraya.v5i1.6467

Keywords:

Digitalisasi, Google Maps, Makam Cut Nyak Meurah Puteh, Situs Sejarah Lokal, Wisata Digital

Abstract

Digitalisasi situs sejarah lokal menjadi langkah strategis dalam menjaga kelestarian warisan budaya di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendigitalisasi Makam Cut Nyak Meurah Puteh di Desa Lhok Timon, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya ke dalam platform Google Maps guna meningkatkan visibilitas dan aksesibilitas informasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi lapangan langsung untuk menghimpun data primer berupa titik koordinat geografis, rekaman visual, kondisi lingkungan, dan narasi sejarah situs. Sebelum proses digitalisasi, penelusuran digital menunjukkan bahwa data mengenai situs cagar budaya ini sangat minim, sehingga menghambat publik dalam melacak keberadaannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Makam Cut Nyak Meurah Puteh berhasil didigitalisasi dan diverifikasi oleh sistem Google Maps, sehingga posisinya kini dapat diakses secara daring melalui fitur pencarian. Keberadaan representasi digital ini tidak hanya menyediakan informasi spasial, deskripsi sejarah, dan dokumentasi visual yang terstruktur, tetapi juga memperluas jangkauan edukasi sejarah tanpa batasan ruang dan waktu. Pemanfaatan Google Maps terbukti efisien sebagai media dokumentasi, pelestarian, dan promosi yang mendukung pengembangan wisata sejarah berbasis digital di Kabupaten Aceh Jaya.

References

Agustinova, D. E. (2022). Strategi Pelestarian Benda Cagar Budaya Melalui Digitalisasi. ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sejarah, 18(2). DOI: https://doi.org/10.21831/istoria.v18i2.52991

Anwar, A., Ramli, R., Mafuzah, M., Murzani, S., & Idris, M. N. (2024). Praktik Magang Serta Kolaborasi Pengabdian Dosen dan Mahasiswa di SOS Children’s Villages Meulaboh. Zona: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 15-22. https://doi.org/10.71153/zona.v1i1.14

Fauza, M., Iqbal, M., Sofia, N., & Dinata, S. I. (2023). Pemetaan Potensi Desa di Gampong Pasie Mesjid Menuju Gampong Syari’at. (2023). Meuseuraya - Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 10-20. https://doi.org/10.47498/meuseuraya.v2i1.1751.

Indrawati, M., & Sari, Y. I. (2024). Memahami warisan budaya dan identitas lokal di Indonesia. Jurnal Penelitian dan Pendidikan IPS, 18(1), 77-85. https://doi.org/10.21067/jppi.v18i1.9902

Saifur, M. S. R., Rahaman, M. S., Hasnine, S. M. M., Ahmed, T., Sultana, S., Bhuiyan, M. A. Q., ... & Khan, M. A. (2025). Assessment of Aerides odorata's Antimicrobial, Cytotoxic, Thrombolytic, and Antiarthritic Properties: A Comparative In Vitro Analysis of Its Different Parts. Journal of Natural Products Discovery, 4(1). DOI: https://doi.org/10.24377/jnpd.article3180

Suryawan, M. A., & Mukmin, M. (2019, November). Penerapan Google Maps API pada Aplikasi Android untuk Mengetahui Lokasi Situs Sejarah Benteng Keraton Buton. In Seminar Nasional Aptikom (Semnastik) 2019 (pp. 170-177).

Meese, M. (2025). Virtually Tangible: Digital Preservation and Accessibility of Heritage and History. UF Journal of Undergraduate Research, 27. DOI: https://doi.org/10.32473/ufjur.27.138778

Rahyu Zami, Benny Agusti Putra, Mina Zahara, Pendampingan Digitalisasi Pemetaan Situs Sejarah Kerinci dan Sungai Penuh dengan Menggunakan GIS, Jurnal, Doi: https://doi.org/10.22236/solma.v14i2.18920

Ramadhany, R., Rustiyana, R., Rianty, E., Baskoro, S. E., Hardini, I. R., & Anitasari, M. (2025). Transformasi Digital Sektor Publik. Star Digital Publishing.

Ruqayyah, S., Azizah, A., Syah Putra, B., & Ramli, R. (2026). Pengabdian Lapangan Mikro di Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong Kabupaten Aceh Barat. Zona: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 92-100. https://doi.org/10.71153/zona.v3i1.435

Parrinello, S., & Dell’Amico, A. (2019). Experience of documentation for the accessibility of widespread cultural heritage. Heritage, 2(1), 1032-1044. DOI: https://doi.org/10.3390/heritage2010067

Siliutina, I., Tytar, O., Barbash, M., Petrenko, N., & Yepyk, L. (2024). Cultural preservation and digital heritage: challenges and opportunities. Amazonia Investiga, 13(75), 262-273. DOI: https://doi.org/10.34069/AI/2024.75.03.22

Sumardi Efendi, S. H. I., Ramli, M. A., Benni Erick, S. H. I., Dar Kasih, M. S., Fitria Akmal, S., Jamiati, K. N., ... & Yuli Santri Isma, S. (2025). Metodologi Pengabdian Masyarakat. Pena Cendekia Pustaka.

Downloads

Published

2026-06-18

Issue

Section

Articles

How to Cite

Digitalisasi Situs Sejarah Lokal Melalui Google Maps di Makam Cut Nyak Meurah Puteh di Aceh Jaya. (2026). MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 97-109. https://doi.org/10.47498/meuseuraya.v5i1.6467