Implementasi Program Kelas Pengayaan Bahasa Arab untuk Meningkatkan Kemampuan Santri Tahfidz di SMA Ma’had Assyakhsiah Tahfiz Sains Penang, Malaysia

Authors

  • Jovial Pally Taran Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh
  • Rahmat Saputra Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh
  • Wirda Rahmi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh
  • Yudia Anhar Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh
  • Wahyudi Wahyudi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh
  • Zulpina Zulpina Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh
  • Nida Yusra Nurzakiya Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh
  • Putri Anisa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh
  • Maisarah Maisarah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Teungku Dirundeng Meulaboh Aceh

DOI:

https://doi.org/10.47498/meuseuraya.v5i1.6362

Keywords:

Community Engagement, Enrichment Program, Arabic Language, Tahfidz Students

Abstract

Program pengayaan bahasa Arab merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan kebahasaan santri tahfidz yang masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan kosakata, kemampuan komunikasi yang rendah, serta perbedaan tingkat penguasaan bahasa di antara santri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Arab santri tahfidz melalui program kelas pengayaan yang dilaksanakan di Ma’had Assyakhsiah Tahfiz Sains Penang, Malaysia. Metode pengabdian yang digunakan meliputi beberapa tahapan, yaitu analisis kebutuhan santri, perencanaan program pembelajaran, pelaksanaan kelas pengayaan, serta evaluasi kegiatan. Program dilaksanakan selama satu bulan dengan melibatkan 20 santri sebagai peserta. Kegiatan pembelajaran dilakukan melalui pendekatan komunikatif dengan metode diskusi kelompok, latihan percakapan, permainan peran, serta penerapan sistem peer mentoring, di mana santri yang memiliki kemampuan lebih baik membantu teman yang masih mengalami kesulitan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program kelas pengayaan bahasa Arab mampu meningkatkan pemahaman santri terhadap kosakata dan struktur bahasa Arab, menumbuhkan motivasi belajar, serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan kolaboratif. Selain memberikan manfaat bagi santri, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa dalam menerapkan pengetahuan akademik ke dalam praktik pendampingan pendidikan di lingkungan pesantren. Dengan demikian, program kelas pengayaan bahasa Arab dapat menjadi salah satu model pendampingan pembelajaran yang efektif untuk mendukung peningkatan kompetensi bahasa Arab santri tahfidz.

References

Afandi, A. (2022). Metodologi pengabdian masyarakat. Dirjen Pendis

Al-Harthy, I. (2018). Challenges in learning Arabic as a second language. J. Journal of Language Teaching, 12(3), 45–58.

Al-Qarni, M. (2019). . The effect of enrichment programs on Arabic language skills of secondary students. International Journal of Arabic Studies, 7(2), 101–118.

Al-Saadi, Sr. D. A.-F. (2015). Arabic language proficiency in Islamic education.

Brown, H. D. (2007). Principles of language learning and teaching (5th ed.).

Fadhilah, M. I. N., & Jauhari, Q. A. (2025). Implementasi pembelajaran bahasa Arab berbasis praktik langsung pendekatan communicative language teaching untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa MA Tarbiyatul Banin Banat Tuban. Maharaat Lughawiyyat: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 4(1), 15-29. DOI: https://doi.org/10.18860/jpba.v4i1.14824

Khasanah, U., Trisnawati, S. N. I., Isma, A., Alanur, S. N., Maida, A. N., Nainiti, N. P., ... & Maulida, C. (2024). Metodologi pengabdian kepada masyarakat: Teori dan implementasi. Penerbit Tahta Media.

Krashen, S. D. (1982). Principles and practice in second language acquisition.

Makinuddin, M. (2021). Strategi pembentukan lingkungan bahasa Arab di Pesantren. Academia Publication.

Maryam, S. (2024). Pendampingan Guru Dalam Implementasi Pendekatan Saintifik Pada Pembelajaran Bahasa Arab Di Madrasah Tsanawiyah. Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 2(2), 1-17.

Maghribi, S. P., & Mujahadah, K. S. (2025). Strategi pondok pesantren dalam meningkatkan proses belajar siswa di pondok pesantren nida al-qur’an temanggung. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(1). DOI: http://dx.doi.org/10.35931/am.v7i1.2949

Rahman, F. (2020). Peer mentoring and student motivation in Arabic enrichment classes. Journal of Educational Research, 15(1), 33–47.

Salsabila, N. M., & Setiyawan, A. (2024). Penerapan Project Based Learning (PJBL) dalam meningkatkan Mahārah Qirāah pada kurikulum merdeka belajar. Al Mi'yar: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa Arab dan Kebahasaaraban, 7(1), 273-290.

Sumardi Efendi, S. H. I., Ramli, M. A., Benni Erick, S. H. I., Dar Kasih, M. S., Fitria Akmal, S., Jamiati, K. N., ... & Yuli Santri Isma, S. (2025). Metodologi Pengabdian Masyarakat. Pena Cendekia Pustaka.

Syafei, I. (2025). Pengembangan Metode Pembelajaran Bahasa Arab. Penerbit Widina.

Schunk, D. H. (2012). Learning theories: An educational perspective (6th ed.).

Yuliasari, Y., Dariyadi, M. W., & Maziyah, L. (2025). The implementation of the communicative approach and project-based learning model to improve maharah al-kalam at MI Nurul Falah. Inovasi Kurikulum, 22(4), 2439-2456. DOI: https://doi.org/10.64014/jik.v22i4.189

Downloads

Published

2026-06-06

Issue

Section

Articles

How to Cite

Implementasi Program Kelas Pengayaan Bahasa Arab untuk Meningkatkan Kemampuan Santri Tahfidz di SMA Ma’had Assyakhsiah Tahfiz Sains Penang, Malaysia. (2026). MEUSEURAYA - Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 12-21. https://doi.org/10.47498/meuseuraya.v5i1.6362