Kedudukan Hakim Perempuan Dalam Perkara Pidana Perspektif Hukum Islam

Authors

  • Zuliansyah Zuliansyah STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia
  • Asy’ari Asy’ari STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia
  • Sri Dwi Friwarti STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Aceh, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47498/constituo.v4i2.6250

Keywords:

Hakim Perempuan, Perkara Pidana, Hukum Islam, Kehakiman, Maqashid Al-Shari’ah

Abstract

Kedudukan hakim perempuan dalam perkara pidana masih menjadi isu perdebatan dalam hukum Islam, khususnya terkait legitimasi normatif dan praktik peradilan kontemporer. Perbedaan pandangan ulama klasik dan kontemporer menunjukkan adanya dinamika pemikiran hukum Islam yang perlu dikaji secara komprehensif agar selaras dengan prinsip keadilan dan kemaslahatan. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan kepustakaan. Pendekatan yang digunakan meliputi pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif. Sumber data terdiri atas bahan hukum primer berupa Al-Qur’an, hadis, dan kitab fikih, serta bahan hukum sekunder berupa buku dan jurnal ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan pendapat ulama mengenai kedudukan hakim perempuan dalam perkara pidana bersifat ijtihadi dan dipengaruhi oleh konteks sosial pada masa pembentukan hukum. Tidak terdapat dalil qat’i yang secara tegas melarang perempuan menjadi hakim. Legitimasi kehakiman lebih ditentukan oleh keadilan, kompetensi, dan integritas moral daripada jenis kelamin. Dalam perspektif hukum Islam kontemporer, keberadaan hakim perempuan dalam perkara pidana dinilai sah dan relevan sepanjang memenuhi syarat-syarat kehakiman secara substantif. Pendekatan maqashid al-shari’ah menegaskan bahwa peran hakim perempuan sejalan dengan tujuan penegakan keadilan dan kemaslahatan umat.

References

Anam, A. D. (2019). Landasan Aksiologi Kebebasan Hakim dalam Memutus Perkara Tinjauan Keadilan Substantif. An-Nawazil: Jurnal Hukum Dan Syariah Kontemporer, 1(2), 34–49. https://doi.org/10.69784/annawazil.v1i02.52

Chadziq, A. L. (2021). Kedudukan Hakim Perempuan dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif Indonesia. MIYAH: Jurnal Studi Islam, 17(2), 327–343. https://doi.org/10.33754/miyah.v17i02.423

Herdianto, D. (2025). Kepemimpinan Perempuan Dalam Hukum Islam: Peluang Dan Tantangan. Jurnal Penelitian Hukum Galunggung, 2(1). https://doi.org/10.1234/jphgalunggung.v2i1.42

Lubis, S. (2023). Hakim Menurut Risalah Alqadha Umar Bin Khottob Dan Hukum Acara. Jurnal Landraad, 2(1), 34–50. https://doi.org/10.59342/jl.v2i1.174

Mualifah, S., Djumhur Salikin, A., & Ubaidillah, U. (2020). Kedudukan Hakim Wanita Dalam Perspektif Fuqahă’ (Studi Komparatif Imām Abū Hanīfah dan Ibn Jarīr At-Thabarī). Mahkamah : Jurnal Kajian Hukum Islam, 5(1), 104. https://doi.org/10.24235/mahkamah.v5i1.6565

Rayfindratama, A. D. (2023). Kebebasan Hakim Dalam Menjatuhkan Putusan Di Pengadilan. Birokrasi: JURNAL ILMU HUKUM DAN TATA NEGARA, 1(2), 1–17. https://doi.org/10.55606/birokrasi.v1i2.409

Rezki, S. L., Fahrial S, Zalsalnabila, S. A., & Kurniati, K. (2024). Peran Krusial Hakim, Hukum, Al-Mahkum Fih dan Al-Mahkum Alaih dalam Penegakan Hukum Islam. ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum Dan Humaniora, 3(1), 187–199. https://doi.org/10.59246/aladalah.v3i1.1124

Ristiawati, R. (2020). Kebebasan Hakim Dalam Penegakan Hukum Ditinjau Dari Perspektif Hukum Islam. Banua Law Review, 2(1), 62–92.

Sabil, J. (2022). Maqasid Syariah. RajaGrafindo Persada.

Saladin, T. (2022). Menyoal Kepemimpinan Wanita Dalam Hadits Nabi Saw. Mahkamah : Jurnal Kajian Hukum Islam, 7(1), 99. https://doi.org/10.24235/mahkamah.v7i1.10323

Sumantri, H., & Aurina, P. (2024). Otoritas Hakim Perempuan Dalam Dialektika Fikih: Perspektif Kritis Komparatif. SANGAJI : Jurnal Pemikiran Syariah Dan Hukum, 8(2), 353–363. https://doi.org/10.52266/sangaji.v8i2.3460

Wijaya, M., Pratomo, B., Citta, A. B., & Efendi, S. (2025). Metodologi Penelitian: Kombinasi Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan Mixed Methods. PT. Media Penerbit Indonesia.

Zulaikha, S. (2014). Etika Profesi Hakim Dalam Perspektif Hukum Islam. Al-’Adalah, 11(1), 89–102. https://doi.org/10.24042/adalah.v12i1.177

Zulfadli, Efendi, S., Akbar, K., Syaf, M. N., Hasibuan, K., Gozali, M., Mas’odi, Naitboho, Y. R., Naisabur, N., & HS, D. E. R. (2024). Fiqih Jinayah. Pena Cendekia Pustaka.

Downloads

Published

2025-12-22

How to Cite

Kedudukan Hakim Perempuan Dalam Perkara Pidana Perspektif Hukum Islam. (2025). CONSTITUO : Journal of State and Political Law Research, 4(2), 198-209. https://doi.org/10.47498/constituo.v4i2.6250