ANALISIS KOMPARATIF TARJAMAH QS. AN-NISA’ AYAT 34 DALAM TAFSIR AL-AZHAR DAN TAFSIR AL-MISHBAH

Authors

  • Muhammad Alif Ramadhan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Andi Abdul Hamzah Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Khairudin Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

DOI:

https://doi.org/10.47498/4mmx3y34

Keywords:

Harfiyah Translation, Tafsiriyah Translation, Tafsir Al-Azhar, Tafsir al-Misbah, QS. An-Nisā' Ayat 34

Abstract

Abstrak

Penelitian ini mengkaji secara komparatif terjemahan QS. An-Nisā' ayat 34 dalam Tafsir Al-Azhar karya Hamka dan Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab dengan menggunakan kerangka analisis tarjamah harfiyah dan tarjamah tafsiriyah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan, dengan sumber data primer berupa teks terjemahan dari kedua tafsir tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan metode komparatif yang menitikberatkan pada aspek pilihan diksi, struktur kalimat, dan penerjemahan istilah-istilah kunci. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua mufasir memadukan unsur tarjamah harfiyah dan tarjamah tafsiriyah, namun dengan kecenderungan yang berbeda. Tafsir Al-Misbah lebih dominan menerapkan strategi yang mendekati tarjamah harfiyah melalui pemertahanan istilah Arab seperti qawwāmūn dan nusyūz guna menjaga kekayaan semantik teks sumber. Sebaliknya, Tafsir Al-Azhar lebih dominan menerapkan tarjamah tafsiriyah dengan menyajikan padanan bahasa Indonesia yang lebih komunikatif dan mudah dipahami pembaca umum. Perbedaan tersebut tidak mencerminkan pertentangan makna, melainkan orientasi yang berbeda dalam menyeimbangkan kesetiaan terhadap teks sumber dan keterpahaman pembaca bahasa sasaran. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah studi penerjemahan Al-Qur'an di Indonesia serta memberikan kontribusi terhadap pemahaman dinamika penerjemahan makna Al-Qur'an ke dalam bahasa Indonesia.

Abstract

This study comparatively examines the translation of QS. An-Nisā' verse 34 in Tafsir Al-Azhar by Hamka and Tafsir Al-Misbah by M. Quraish Shihab, employing the analytical framework of literal translation (tarjamah harfiyah) and interpretive translation (tarjamah tafsiriyah). A qualitative approach based on library research was adopted, with primary data sourced from the translation texts of both works. Data were collected through documentation and analyzed using a comparative method focusing on lexical choices, sentence structures, and the translation of key terms. The findings reveal that both exegetes combine elements of literal and interpretive translation, albeit with differing tendencies. Tafsir Al-Misbah predominantly employs a strategy closer to literal translation by retaining Arabic terms such as qawwāmūn and nusyūz in order to preserve the semantic richness of the source text. In contrast, Tafsir Al-Azhar predominantly applies interpretive translation by offering Indonesian equivalents that are more communicative and accessible to general readers. These differences do not reflect a conflict of meaning, but rather distinct orientations in balancing fidelity to the source text and comprehensibility for the target readership. This study is expected to enrich the scholarship of Quranic translation studies in Indonesia and contribute to an understanding of the dynamics of translating Quranic meaning into the Indonesian language.

References

Afifah, F. N. (2021). PENERJEMAHAN RAMAH GENDER Studi atas Al-Qur’an dan Terjemahannya Terbitan Kementerian Agama Edisi Penyempurnaan 2019. SUHUF: Jurnal Pengkajian Al-Qur’an dan Budaya, 14(2).

Ahmadi, R. (2015). Model Terjemahan Al-Qur’an Tafsiriyah Ustad Muhammad Thalib. CMES (Center of Middle Eastern Studies), 8(1).

Aini, S., Musdalipa, & Haliq, A. (2025). Semantik dalam Terjemahan: Tantangan dan Strategi dalam Mempertahankan Makna Asli. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(02).

Anisa, Said, M. U., Prayogo, S., Jabbar, L. A., & Malintang, J. (2026). Studi Komparasi: Tafsir Klasik Turjuman Al-Mustafid As-Singkili dan Tafsir Modern Al-Azhar Buya Hamka (Kajian Mufasir Kawasan Asia Tenggara). Qolamuna : Jurnal Studi Islam, 11(02).

Arif, M. S. (2024). Puitisasi Al-Qur’an: Telaah atas Terjemahan Al-Qur’an Karya H.B. Jassin Muhammad. AL-FURQAN: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 7(2).

Azhary, A. A., Miswar, A., & Irham, M. (2026). Bahasa Arab Sebagai Bahasa Al-Qur’an (Studi Tentang Kemukjizatan Al-Qur’an dari Aspek Bahasa). AL-ILMIYA: Jurnal Pendidikan Islam, 1(4).

Baihaki, E. S. (2017). Penerjemahan Al-Qur’an: Proses Penerjemahan Al-Qur’an di Indonesia. Jurnal Ushuluddin, 25(1). https://doi.org/10.24014/jush.v25i1.2339

Chirzin, M. (2016). Dinamika Terjemah Al-Qur’an (Studi Perbandingan Terjemah Al-Qur’an Kementerian Agama RI Dan Muhammad Thalib). Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an Dan Hadis, 17(1).

Fitriawati, A., Iwanebel, F. Y., Mukafi, A., Anggraini, C. D., & Bela, F. A. (2024). Understanding the Qur’an Through Harfiyah Translation: A Study on Kajian Terjemah Al-Qur’an in Surabaya’s Upper-Middle Class. El-Afkar: Jurnal Pemikiran Keislaman dan Tafsir Hadis, 13(2).

Gustianda, N. (2024). Menelusuri Pemahaman Patriarki Dalam Tafsir QS An-Nisa: 34 dan Impikasinya Terhadap Tren Penurunan Pernikahan di Indonesia. Jurnal Keislaman, 7(2).

Habibah, N. (2022). Tafsir QS an-Nisa : 34 Tentang Konsep Kepemimpinan Rumah Tangga Perspektif Al-Thabari. El-Mu’jam : Jurnal Kajian Al-Qur’an dan Hadis, 2(2).

Haery, I. M., Zahrah, F. N., & Arginanto. (2025). Amplifikasi Makna Dalam Terjemahan Al-Qur’an: Analisis Teknik Penerjemahan Pada Surat Al-Bayyinah. Muthalaah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab, 1(1).

HAMKA. (n.d.). Tafsir Al-Azhar (Jilid 2). Pustaka Nasional PTE LTD Singapura.

Hanafi, M. M. (2011). Problematika Terjemahan Al-Qur’an Studi pada Beberapa Penerbitan Al-Qur’an dan Kasus Kontemporer Muchlis. SUHUF: Jurnal Pengkajian Al-Qur’an dan Budaya, 169–195.

Hidayah, C. N., & Nu’man, M. (2025). Konsep Penerjemahan: Menerjemah sebagai Konsep Berpikir dan Syarat Penerjemah yang Baik. Al-Katib: Journal of Arabic Linguistic Education, 2(1).

Indriani, S. F., Rahwati, S., Akbar, A., & Hermanto, E. (2025). Menelusuri Dimensi Terjemah Al-Qur’an: Harfiah, Maknawi, dan Tafsiriyah. TASHDIQ: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah, 14(1).

Kurniawan, W. Y. (2023). Teknik dan Metode Penerjemahan serta Implikasinya terhadap Ideologi Penerjemahan Kata-Kata Berkonsep Budaya dalam Buku Terjemahan Muhammad: His Life Based on the Earliest Sources Karya Martin Lings. Translation and Linguistics (Transling), 3(3).

Mulyo, R. P. H. (2022). Metode Penerjemahan Al-Qur’an Dan Kritik Muhammad Thalib Terhadap Q.S An-Nisaa: 34 Versi Departemen Agama. KHULUQIYYA: Kajian Hukum dan Studi Islam, 04(2).

Mursyiddin, A., Utami, R., Dipa, M., Nurainis, U., & Riisya, Y. A. (2025). Al-Qur’an sebagai Sumber Ajaran Islam : Analisis Konseptual dan Kedudukannya dalam Sistem Hukum Islam. AL MIKRAJ: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 6(1). https://doi.org/10.37680/almikraj.v6i1.8180

Pamungkas, M. I., & Akmaliyah. (2019). Analisis Strategi Penerjemahan dalam Terjemahan Dīwān Al-Imām Al-Syāfi`ī. Adabiyyāt: Jurnal Bahasa dan Sastra, III(1).

Putri, A. Z. (2025). Al- Qur’an dan Urgensinya dalam Kehidupan Manusia. Al-Ikram: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 3(2).

Rizki, M. D., Anggraini, K. P., & Lintang, H. C. (2025). Kajian Tafsir Q.S. An-Nisa Ayat 34 : Antara Tanggung Jawab dan Otoritas Dalam Relasi Gender. Taqrib : Journal Of Islamic Studies, 3(2).

Rosyidi, I., & Jannah, M. (2025). Relasi Suami dan Istri dalam Qs. Al-Nisa’ Ayat 34 Perspektif Ibnu ‘Ashur dan Wahbah Al-Zuhaily. Values: Jurnal Kajian Islam Multidisiplin, 2(1).

Rubini, & Raihansyah, Z. (2025). Menjembatani Teks dan Konteks : Tafsir Al-Mishbah dalam Wacana Tafsir Kontemporer Indonesia. Jurnal Salam Institute Islamic Studies, 02(02).

Salim, A., Anwar, K., & Mahfuzh, T. W. (2025). Telaah Kritis Perbandingan Metode Penafsiran Al-Qur’an antara Hermeneutika Double Movement Fazlur Rahman (Pakistan) dan Tafsir Al-Mishbah M. Quraish Shihab (Indonesia). JIS: Journal Islamic Studies, 3(3).

Shihab, M. Q. (2002). TAFSIR AL-MISHBAH : Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an (Jilid 2). Jakarta: Lentera Hati.

Tamami, R., Hasan, M. A. K., Rhain, A., & Nugroho, K. (2026). Kajian Kritis Terhadap Kata Awliya dalam Terjemahan Kemenag Edisi Jamunu, 2002, dan 2019. AL-AFKAR : Journal for Islamic Studies, 9(1). https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v9i1.3271.Critical

Ulfiana, N. I., Efendi, N. M., & Nasaruddin. (2025). Penggunaan Metode Terjemahan Bebas Dalam Kitab Hilyatus Shibyan Di Baitul Kilmah. Konferensi Nasional Mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab (KNM-BSA).

Downloads

Published

20.06.2026

How to Cite

ANALISIS KOMPARATIF TARJAMAH QS. AN-NISA’ AYAT 34 DALAM TAFSIR AL-AZHAR DAN TAFSIR AL-MISHBAH. (2026). Basha’ir: Jurnal Studi Al-Qur’an Dan Tafsir, 6(1), 53-63. https://doi.org/10.47498/4mmx3y34