PENGEMBANGAN ISLAMIC SUPPLY CHAIN FINANCE MELALUI AKAD PEMBIAYAAN MURABAHAH PADA PLATFORM FINTECH SYARIAH DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.47498/gdg3yt96Keywords:
Pembiayaan rantai pasok syariah, Murabahah, dan Fintech SyariahAbstract
Penelitian ini mengkaji pengembangan Islamic supply chain finance melalui akad pembiayaan murabahah pada platform fintech syariah di Indonesia. Konsep supply chain finance secara umum bertujuan untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok dengan menyediakan skema pembayaran yang fleksibel bagi pembeli dan pembiayaan optimal bagi pemasok. Seiring dengan berkembangnya kebutuhan akan sistem keuangan yang efisien dan sesuai prinsip keagamaan, muncul konsep Islamic supply chain yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam seluruh proses rantai pasokan. Dalam konteks ini, fintech syariah berperan strategis sebagai inovasi teknologi di bidang keuangan yang mentransformasi sistem keuangan tradisional menjadi modern, cepat, dan inklusif, serta beroperasi berdasarkan akad-akad syariah, menghindari unsur riba, gharar, dan maysir. Salah satu akad yang dominan dalam fintech syariah adalah murabahah, yaitu transaksi jual beli dengan menyebutkan harga pokok barang dan margin keuntungan yang disepakati. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi literatur (library research) untuk mengkaji dominasi penggunaan akad murabahah dalam pembiayaan perbankan syariah di Indonesia, serta merumuskan rancangan integrasi antara prinsip supply chain finance dengan skema pembiayaan murabahah dalam model operasional berbasis fintech syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan murabahah sangat relevan sebagai solusi permodalan, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), karena tingkat keuntungan yang jelas dan risiko yang relatif rendah. Integrasi ini diharapkan dapat menjadi solusi inovatif untuk mengembangkan sistem pembiayaan yang efisien, berbasis teknologi, dan selaras dengan nilai-nilai syariah.
References
Ahmad, S. M., & Mamun, A. A. (2020). Opportunities of Islamic FinTech: The case of Bangladesh and Turkey. CenRaPS Journal of Social Sciences, 2(3), 412–426.
Amalia, I. S., & Maika, M. R. (2020). Penerapan UTAUT untuk memahami akseptansi mahasiswa terhadap inovasi cicilan buku berakad murabahah. Jurnal AlMuzara’ah, 8(2), 141–151. https://doi.org/10.29240/jma.v8i2.8496
Anisa, L. S., & Tripuspitorini, F. A. (2019). Analisis pengaruh dana pihak ketiga, non performing finance murabahah, dan inflasi terhadap pembiayaan murabahah pada bank umum syariah di Indonesia. Jurnal MAPS (Manajemen Perbankan Syariah), 3(1), 52–64.
Ascarya. (2019). Akad dan produk perbankan syariah: Evaluasi dan implikasi. Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, 3(1), 15–20.
Atal, N. U., Iranmanesh, M., Hashim, F., & Foroughi, B. (2022). Drivers of intention to use murabaha financing: Religiosity as moderator. Journal of Islamic Marketing, 13(3), 740–762. https://doi.org/10.1108/JIMA-09-2019-0197
Azizah, S. N., & Mukaromah, S. (2020). The effect of murabaha financing, profit sharing financing, intellectual capital, and non performing financing (NPF) on financial performance. Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan, 10(1), 150–160.
Firmansyah, E. A., & Anwar, M. (2019). Islamic financial technology (fintech): Its challenges and prospect. Advances in Social Science, Education and Humanities Research (ASSEHR), 216, 52–58.
Handayani, M. A. (2014). Inovasi produk sebagai alternatif konversi sistem musyarakah (Studi kasus pada Bank Sumsel Babel Syariah Cabang Palembang). Ekonomi Islam, 11(2), 35–47.
Hasan, R., Hassan, M. K., & Aliyu, S. (2020). Fintech and Islamic finance: Literature review and research agenda. International Journal of Islamic Economics and Finance (IJIEF), 3(1), 75–94. https://doi.org/10.20885/ijief.vol3.iss1.art4
Hiyanti, H., Nugroho, L., Sukamdilaga, C., & Fitrijanti, T. (2020). Peluang dan tantangan fintech (financial technology) syariah di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 5(3), 326–333.
Indura, A. C., A. A., Suprapto, & Ariantoko. (2019). Analisis faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan aset bank syariah di Indonesia. IJIBE: Indonesia Journal of Islamic Business and Economics, 1.
Qatrunnada, N., & Marzuki, I. (2019). Analisis akad murabahah dan wakalah bil ujrah pada pembiayaan berbasis teknologi informasi (Fintech) (Studi kasus di PT. Dana Syariah Indonesia). Jurnal Al-Mizan, 3(2), 185–204. https://ejournal.iainbengkulu.ac.id/index.php/almizan/article/view/2196
Setiani, D. D., Nivanty, H., Lutfiah, W., & Rahmawati, P. A. (2020). Fintech syariah: Manfaat dan problematika penerapan pada UMKM. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 5(1), 75–90.
Sudarsono, H. (2017). Analisis pengaruh kinerja keuangan terhadap profitabilitas bank syariah di Indonesia. Economica: Jurnal Ekonomi Islam, 8(2), 175–203.
Yusuf, D., Hamdani, H., & Kholik, K. (2019). The effect of buy and sell financing (murabahah), profit share financing (mudharabah), equity capital financing (musyarakah), and non-performing financing ratio on profitability level of sharia commercial banks in North Sumatera. Britain International of Humanities and Social Sciences (BIoHS) Journal, 1(1), 81–88.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Febi Safitri, Fathin Syifa, Putri Nisa Aliza, Husni Kamal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








