Urgensi Pemikiran Ibnu Khaldun pada Sosial Politik di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.47498/constituo.v4i2.6337Keywords:
Ibnu Khaldun, ‘Ashabiyyah, Sosial Politik, Indonesia, Pemikiran IslamAbstract
Pemikiran Ibnu Khaldun dalam Muqaddimah menawarkan analisis mendalam mengenai dinamika sosial dan politik, khususnya melalui konsep ‘ashabiyyah, kekuasaan, dan siklus peradaban. Dalam konteks Indonesia yang plural dan dinamis secara sosial-politik, pemikiran tersebut memiliki urgensi untuk dikaji kembali sebagai kerangka analisis alternatif terhadap fenomena sosial-politik kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Sumber data diperoleh dari karya utama Ibnu Khaldun, buku-buku ilmiah, jurnal nasional dan internasional, serta literatur relevan yang membahas teori sosial-politik klasik dan aplikasinya dalam konteks modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep ‘ashabiyyah relevan dalam menjelaskan solidaritas kelompok, pembentukan kekuasaan politik, serta dinamika konflik dan integrasi sosial di Indonesia. Selain itu, teori siklus kekuasaan Ibnu Khaldun dapat digunakan untuk membaca fenomena pergantian elite, stabilitas pemerintahan, dan tantangan demokrasi. Pemikiran Ibnu Khaldun tidak hanya bersifat historis, tetapi juga kontekstual dan aplikatif dalam memahami realitas sosial-politik Indonesia yang dipengaruhi oleh faktor budaya, agama, dan kepentingan politik. Pemikiran Ibnu Khaldun memiliki urgensi tinggi sebagai perspektif teoritis dalam analisis sosial-politik Indonesia dan dapat memperkaya khazanah keilmuan sosial-politik kontemporer.
References
al-Khudhairi, Zainab, Filsafat Sejarah Ibnu Khaldun, Bandung: Penerbit Pustaka, 1987. Esposito, Jhon L. (Ed.), Ensiklopedi Dunia Islam Modern, Jilid I, Bandung: Penerbit Mizan, 2001.
al-Tanji, Muhammad Ibnu Thawit, Al-Ta’rif bi Ibnui al-Khaldun wa Rihlatuhu Gharban wa Syaman, Mesir: Lajnah al-Ta’lif wa al-Tarjamah wa alNashr, 1951. Wardani, “Pemikiran Politik Ibnu Khaldun” dalam SUHUF, Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta, Volume XIV Nomor 01 Tahun 2002. Zainuddin, A. Rahman, Kekuasaan Dan Negara: Pemikiran Politik Ibnu Khaldun Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1992.
_______, Pemikiran Politik Islam: Islam, Timur Tengah dan Benturan Ideologi, Jakarta: Pensil, 2004.
Glasse, Cyril, Ensiklopedi Islam, terj. Ghufron A. Mas’adi, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1996.
Jamil, Ahmad, Seratus Muslim Terkemuka, Jakarta: Pustaka Firdaus, 1996.
Khaldun, Ibnu, The Muqaddimah: An Introduction to History, (trans. Franz Rosenthal), Bollingen Series Princeton University Press, 1989.
_____, Muqaddimah Ibnu Khaldun, terj. Ahmadie Thoha. Jakarta: Pustaka Firdaus, 2000.
Ma’arif, Ahmad Syafi’i, Ibnu Khaldun Dalam Pandangan Penulis Barat dan Timur, Jakarta: Gema Insani Press, 1996.
Misnu, Didin Kritinawati, Pemikiran Ibnu Khaldun, http;//www.halalguide.info/ content/view/432/46. Diakses tanggal 14 Desember 2025.
_______, Pemikiran Ibnu Khaldun (2), http;//www.halalguide.info/content/view/ 432/46. Diakses tanggal 14 September 2025.
Muhammad, Rusjdi Ali, Politik Islam: Sebuah Pengantar, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2000.
Musa, M. Yusuf. 1991. Nizām al-Hukmi fī al-Islām (terjemahan). Yogyakarta: Pustaka ISI.
Rabie’, Muhammad Mahmud, The Political Theory of Ibnu Khaldun, Leiden: E. J. Brill, 1967.
Rais, M. Dhiauddin, Teori Politik Islam, terj. Abdul Hayyie al-Kattani, Jakarta: Gema Insani Press, 2001. Shofiyullah M.Z., “Kekuasaan Menurut Ibnu Khaldun” Tesis, Institut Agama Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, 1998.
Sadzali, Munawir. 1993. Islam dan Tata Negara. Jakarta: UI Press
Sobary, Muhammad. 1998. “Dialog Intern Islam: Ukhuwah Islamiyah” dalam Passing Over. Jakarta: Paramadina
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Zulfiah Zulfiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







