REKONSTRUKSI MANAJEMEN MARKETING LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI SALAH SATU KUNCI KEBERHASILAN PERSAINGAN GLOBAL

  • Musradinur Musradinur Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Gajah Putih Takengon

Abstract

Penelitian dalam tulisan ini membahas tentang rekonstruksi manajemen marketing lembaga pendidikan Islam. Bermunculannya lembaga pendidikan baru menimbulkan fenomena dalam dunia pendidikan. Bentuk dan pendekatan pendidikan semakin berkembang dan kompleks. Tidak hanya pemain-pemain lama yang mengembangkan lembaga pendidikan yang sudah ada namun juga pelaku usaha non kependidikan dan bahkan penyelenggara pendidikan dari luar negeri. Secara objektif, masyarakat semakin sulit menentukan pilihan lembaga pendidikan yang akan digunakan. Pengelolaan pendidikan menjadi sangat penting, dimana pertumbuhan dan perkembangan lembaga dipengaruhi oleh kemampuan administrator dalam melakukan scanning lingkungan eksternal, harus dapat menciptakan strategi yang mumpuni untuk memenangkan persaingan tanpa meninggalkan esensi dari pendidikan itu sendiri. Penyelenggara pendidikan dituntut semakin profesional dalam mengelola lembaga pendidikan Islam. Tidak saja menghadapi iklim persaingan yang semakin sengit namun juga tuntutan pasar yang semakin kritis dan rasional. Diperlukan suatu penelitian pasar yang sistematis sehingga lembaga pendidikan Islam dapat membuat strategi pemasaran dengan melihat kondisi persaingan lembaga pendidikan Islam dan pasar pendidikan. Arah pengelolaan pemasaran adalah mencapai kepuasan pelanggan. Upaya komunikasi pemasaran akan menekankan pada atribut yang dipentingkan oleh segmen yang dituju. Dengan pengalaman pelanggan yang puas, maka akan dapat menjadi media yang cukup efektif dan objektif.

Published
2019-12-27
How to Cite
MUSRADINUR, Musradinur. REKONSTRUKSI MANAJEMEN MARKETING LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI SALAH SATU KUNCI KEBERHASILAN PERSAINGAN GLOBAL. Bidayah : Studi Ilmu-Ilmu Keislaman, [S.l.], p. 177 - 190, dec. 2019. ISSN 2615-2355. Available at: <http://ejournal.staindirundeng.ac.id/index.php/bidayah/article/view/274>. Date accessed: 02 june 2020.
Section
Articles